Fenomena Sinestesia: Saat Warna Bisa Didengar dan Kata Bisa Dicicipi

Ilustrasi fenomena sintesia pada otak manusia

Pernah dengar orang yang bilang warna tertentu terdengar "berisik", atau nama seseorang terasa pahit di lidah? Kedengarannya seperti kiasan, tapi bagi sebagian orang hal itu benar-benar terjadi secara nyata. Fenomena ini dikenal dalam dunia sains sebagai sinestesia.

Sinestesia bukan gangguan jiwa dan bukan hal mistis. Ini adalah kondisi neurologis di mana indra seseorang saling terhubung secara tidak biasa, sehingga satu rangsangan bisa memicu pengalaman dari indra lain yang sama sekali tidak berhubungan. Orang yang mengalaminya tidak bisa mengendalikannya, dan pengalaman itu terjadi konsisten setiap kali rangsangan yang sama muncul.

Bagaimana Sinestesia Bekerja di Otak

Penelitian menunjukkan bahwa sinestesia terjadi karena koneksi antar area otak yang terlalu aktif atau tidak terpisah sempurna sejak lahir. Area yang seharusnya memproses warna, suara, dan rasa bekerja secara terpisah pada kebanyakan orang, tapi pada penyinestesia area-area itu saling berkomunikasi secara langsung. Hasilnya adalah pengalaman sensorik ganda yang tidak bisa dimatikan seperti mematikan saklar.

Kondisi ini biasanya sudah ada sejak kecil dan bersifat bawaan. Banyak penyinestesia baru menyadari keunikannya setelah dewasa karena mengira semua orang mengalami hal yang sama. Mereka tidak tahu bahwa persepsi mereka terhadap dunia sesungguhnya berbeda dari mayoritas orang di sekitarnya.

Ragam Jenis Sinestesia

Sinestesia hadir dalam banyak bentuk. Yang paling umum adalah grapheme-color, di mana huruf dan angka selalu terlihat dalam warna tertentu. Angka 5 mungkin selalu tampak hijau, atau huruf A selalu merah, dan persepsi ini tidak berubah sepanjang hidup. Jenis lain yang cukup dikenal adalah chromesthesia, di mana suara atau musik memicu pengalaman visual berupa warna dan bentuk yang mengambang di dalam pikiran.

Ada pula jenis yang lebih langka bernama lexical-gustatory, di mana kata-kata tertentu memunculkan rasa di lidah. Nama orang, kata benda, bahkan hari dalam seminggu bisa terasa manis, asin, atau pahit secara nyata bagi orang yang mengalaminya. Bagi mereka, membaca buku atau berbicara bisa menjadi pengalaman kuliner yang tidak diminta.

Bukan Kelemahan, Justru Keistimewaan

Sinestesia tidak berbahaya dan tidak membutuhkan pengobatan. Bahkan banyak orang yang memilikinya justru menganggapnya sebagai keuntungan. Kemampuan mengaitkan informasi dari berbagai indra secara otomatis sering kali meningkatkan daya ingat, kreativitas, dan kepekaan artistik. Tidak mengherankan jika banyak musisi, pelukis, dan penulis terkenal diketahui memiliki sinestesia.

Wassily Kandinsky, pelukis abstrak ternama, dikenal memiliki sinestesia dan mengakui bahwa warna-warna dalam lukisannya terinspirasi dari suara musik. Franz Liszt, komposer besar abad ke-19, juga dikabarkan sering meminta orkestra untuk memainkan nada-nada dengan warna tertentu. Bagi mereka, sinestesia bukan hambatan melainkan lensa tambahan untuk melihat dan merasakan dunia.

Pengingat bahwa Realitas Itu Subjektif

Sinestesia adalah pengingat kuat bahwa tidak ada dua orang yang merasakan dunia dengan cara yang persis sama. Apa yang kamu anggap "normal" dalam hal penglihatan, pendengaran, atau rasa bisa jadi sangat berbeda bagi orang lain di sebelahmu. Otak tidak hanya menerima dunia, ia juga secara aktif membangun versi dunia yang unik untuk setiap individu.

Dan di antara sekian banyak cara otak membangun realitasnya, sinestesia mungkin adalah salah satu yang paling indah sekaligus paling membingungkan untuk dijelaskan kepada orang lain.

Kesimpulan
Sinestesia adalah kondisi neurologis di mana satu rangsangan memicu pengalaman dari indra lain secara otomatis dan konsisten. Penyebabnya adalah koneksi antar area otak yang tidak terpisah sempurna sejak lahir. Bukan gangguan, bukan khayalan, sinestesia justru sering dikaitkan dengan kreativitas tinggi dan daya ingat yang kuat. Fenomena ini menunjukkan bahwa realitas yang kita rasakan jauh lebih subjektif dari yang kita kira.

Lebih baru Lebih lama