Sering Lupa Mau Ngapain Saat Masuk ke Ruangan Lain? Ini Rahasia Ilmiah Doorway Effect!

Seorang wanita berdiri di ambang pintu dengan ekspresi bingung, menggambarkan fenomena Doorway Effect atau lupa tujuan saat pindah ruangan

Pernahkah Anda berjalan dari kamar menuju dapur untuk mengambil sesuatu, tapi setibanya di dapur, Anda malah berdiri mematung dan bertanya dalam hati, "Tadi saya ke sini mau ngapain, ya?"

Tenang, Anda tidak sedang pikun dini. Anda baru saja terkena Doorway Effect (Efek Ambang Pintu). Fenomena ini adalah bukti betapa uniknya cara otak kita bekerja dalam mengelola memori.

Apa Itu Doorway Effect?

Penelitian dari University of Notre Dame mengungkapkan bahwa melewati sebuah pintu ternyata mengirimkan sinyal ke otak bahwa satu peristiwa telah selesai. Otak kita menganggap ruangan lama sebagai "arsip lama" dan ruangan baru sebagai "lembaran baru".

Akibatnya, informasi yang baru saja kita simpan di ruangan sebelumnya sering kali "dihapus" atau dipindahkan ke memori jangka pendek yang sulit diakses seketika karena otak sedang sibuk memproses lingkungan baru.

Mengapa Otak Melakukan Itu?

  • Pembersihan Memori: Otak mencoba efisien dengan membuang informasi yang dianggap sudah tidak relevan dengan lokasi baru.
  • Peralihan Fokus: Mata menangkap pemandangan, suhu, dan objek baru yang memaksa otak melakukan update data secara mendadak.

Cara Mengatasinya

Agar tidak sering "linglung" di depan pintu, cobalah trik sederhana ini:

  • Ucapkan dengan Suara: Ucapkan apa yang ingin dilakukan berkali-kali sampai Anda melewati pintu.
  • Visualisasi: Bayangkan benda yang ingin diambil dalam ukuran raksasa di pikiran Anda sebelum melangkah.

Penutup: Doorway Effect adalah pengingat bahwa otak kita punya kapasitas terbatas dan harus selalu melakukan "reset" untuk memproses hal baru. Jadi, lain kali jika Anda mematung di depan kulkas, jangan salahkan usia Anda—salahkan saja pintunya!

Punya pengalaman serupa atau cara unik buat mengingat tujuan? Tulis di kolom komentar ya!

Lebih baru Lebih lama