Kenapa Hujan Bisa Turun Sepanjang Tahun Tapi Awan Tidak Pernah Habis?

Ilustrasi penguapan air dari laut membentuk awan tebal yang menghasilkan hujan berulang di daerah tropis

Pernah merasa aneh melihat hujan turun hampir sepanjang tahun, tapi langit tetap dipenuhi awan? Secara logika, seharusnya awan “habis” setelah hujan turun. Namun di dunia nyata, hal itu justru jarang terjadi.

Fenomena ini sangat umum terjadi di wilayah tropis seperti Indonesia. Penyebabnya bukan satu faktor tunggal, melainkan gabungan proses alam yang berlangsung terus-menerus.

Awan Tidak Pernah Benar-Benar Kosong

Awan bukan wadah air yang bisa habis begitu saja. Ia terbentuk dari uap air yang mengembun menjadi butiran sangat kecil dan melayang di udara.

Saat hujan turun, hanya sebagian butiran air yang jatuh ke bumi. Sisanya tetap berada di awan atau menguap kembali sebelum menyentuh tanah.

Hujan Hanya Mengeluarkan “Kelebihan Air”

Hujan terjadi ketika awan sudah terlalu jenuh. Artinya, hujan bukan tanda awan menghilang, melainkan tanda awan melepaskan kelebihan airnya.

Setelah hujan, awan masih bisa tersisa dan kembali terisi oleh uap air baru.

Penguapan Terjadi Setiap Hari

Di daerah tropis, panas matahari relatif stabil sepanjang tahun. Laut, sungai, dan permukaan tanah terus mengalami penguapan.

Uap air ini naik ke atmosfer dan membentuk awan baru, bahkan saat hujan masih berlangsung di wilayah yang sama.

Kenapa Daerah Tropis Lebih Sering Berawan?

Karena pasokan uap airnya nyaris tidak pernah berhenti. Inilah sebabnya langit di Indonesia sering tampak mendung meski hujan sudah turun berkali-kali.

Awan Terus Datang dari Wilayah Lain

Awan tidak selalu terbentuk di atas satu tempat saja. Angin dan arus udara membawa awan dari laut atau daerah lain ke satu wilayah.

Akibatnya, meskipun awan lama sudah menurunkan hujan, awan baru segera menggantikannya.

Musim Hujan Membuat “Mesin Awan” Bekerja Lebih Keras

Pada musim hujan, beberapa fenomena alam seperti angin muson dan zona pertemuan angin tropis membuat udara lembap berkumpul di satu wilayah.

Kondisi ini menciptakan siklus awan dan hujan yang berulang, sehingga hujan bisa terjadi hampir setiap hari tanpa membuat langit benar-benar cerah.

Kesimpulan

Hujan yang turun sepanjang tahun tidak berarti awan akan habis. Awan terbentuk dari proses yang terus berjalan: penguapan, pergerakan udara, dan pengembunan.

Selama matahari masih memanaskan bumi dan air masih bisa menguap, awan akan terus terbentuk, meskipun hujan turun berkali-kali.

Lebih baru Lebih lama