Lexical-gustatory adalah jenis sinestesia langka di mana kata-kata yang didengar atau dibaca secara otomatis memunculkan sensasi rasa di lidah. Bagi seseorang dengan lexical-gustatory, mendengar nama "Jessica" mungkin terasa manis, kata "kursi" terasa asin, atau nama kota tertentu terasa pahit di mulut, tanpa ada makanan apa pun yang benar-benar dimakan.
Lexical-gustatory termasuk salah satu bentuk sinestesia yang paling tidak biasa dan paling jarang ditemukan. Berbeda dengan jenis sinestesia lain yang melibatkan penglihatan, lexical-gustatory sepenuhnya beroperasi di ranah pengecapan. Rasa yang muncul bisa sangat spesifik, misalnya rasa stroberi, telur rebus, atau roti bakar, bukan sekadar sensasi manis atau asin secara umum.
Seperti bentuk sinestesia lainnya, pengalaman lexical-gustatory bersifat konsisten dan tidak bisa dikendalikan. Kata yang sama akan selalu memunculkan rasa yang sama setiap kali diucapkan atau dibaca. Orang yang mengalaminya tidak memilih rasa apa yang muncul, ia hanya menerimanya secara otomatis seperti refleks.
Secara neurologis, lexical-gustatory diyakini terjadi karena adanya koneksi yang tidak biasa antara area bahasa di otak, khususnya area yang memproses kata dan makna, dengan insula dan korteks gustatori yang bertanggung jawab memproses rasa. Kedua area ini pada kebanyakan orang bekerja secara independen, tapi pada penyinestesia lexical-gustatory keduanya saling mengaktifkan satu sama lain.
Kondisi ini bisa menimbulkan pengalaman yang sangat unik dalam kehidupan sehari-hari. Membaca buku, menonton berita, atau sekadar berbincang bisa menjadi perjalanan kuliner yang tidak terduga. Beberapa orang dengan lexical-gustatory melaporkan bahwa rasa yang muncul kadang mengganggu konsentrasi, terutama ketika rasa yang muncul tidak menyenangkan. Namun banyak juga yang menganggapnya sebagai bagian menarik dari cara mereka mengalami bahasa.
|
Otak & Psikologi
Fenomena Sinestesia: Saat Warna Bisa Didengar dan Kata Bisa Dicicipi
|
Otak & Psikologi
Kenapa Bau Tertentu Bisa Langsung Membangkitkan Ingatan Lama?
|
|
Otak & Psikologi
Fenomena Earworm: Kenapa Lagu Bisa Terjebak di Kepala?
|
Otak & Psikologi
Mendengar Suara Saat Sepi Total: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
|