Pareidolia adalah kecenderungan otak untuk melihat wajah, figur, atau bentuk yang familiar pada objek atau pola acak yang sebenarnya tidak mengandung bentuk tersebut. Melihat wajah di permukaan bulan, sosok manusia dalam guratan kayu, atau ekspresi di depan mobil adalah contoh pareidolia yang dialami hampir semua orang.
Pareidolia adalah bentuk spesifik dari apophenia, yaitu kecenderungan umum otak untuk menemukan pola bermakna dalam hal acak. Yang membedakan pareidolia adalah fokusnya yang spesifik pada pengenalan wajah dan bentuk yang dikenal, terutama wajah manusia. Otak manusia memiliki area khusus bernama fusiform face area yang sangat sensitif terhadap pola wajah, dan area ini kadang bereaksi terlalu cepat bahkan pada rangsangan yang hanya samar-samar menyerupai wajah.
Secara evolusi, kemampuan mengenali wajah dengan cepat sangat penting. Membedakan wajah kawan dari musuh dalam sepersekian detik bisa berarti perbedaan antara hidup dan mati. Otak yang terlalu sensitif terhadap pola wajah lebih aman daripada otak yang terlalu lambat mengenalinya. Akibatnya, otak manusia berevolusi dengan kecenderungan untuk "positif palsu" dalam mendeteksi wajah, lebih baik melihat wajah yang tidak ada daripada melewatkan wajah yang benar-benar ada.
Pareidolia sangat umum dan tidak menandakan gangguan mental. Justru penelitian menunjukkan bahwa orang dengan imajinasi dan kreativitas tinggi cenderung lebih sering mengalaminya. Seniman, musisi, dan penulis sering melaporkan bahwa pareidolia menjadi salah satu sumber inspirasi mereka, karena otak mereka secara aktif menemukan bentuk dan makna di tempat yang tidak terduga.
Pareidolia juga menjelaskan sebagian dari fenomena penampakan dan penemuan "tanda" supernatural. Ketika seseorang melihat wajah di tembok, sosok dalam asap, atau gambar di roti bakar, yang terjadi bukan sesuatu yang mistis, melainkan otak yang bekerja persis seperti yang seharusnya, hanya terlalu rajin dalam satu bidang tertentu.
|
Otak & Psikologi
Fenomena Pareidolia: Kenapa Kita Melihat Wajah di Benda Mati?
|
Otak & Psikologi
Kenapa Banyak Orang Percaya Ramalan dan Zodiak Meski Tidak Ilmiah?
|
|
Otak & Psikologi
Kenapa Fenomena Alam Sering Dianggap Murka Tuhan?
|
Otak & Psikologi
Otak Bisa Menciptakan Wajah Orang yang Tidak Pernah Ada
|