Antikythera adalah nama yang merujuk pada sebuah mekanisme perunggu kuno yang ditemukan dari bangkai kapal di dasar laut dekat pulau Antikythera, Yunani, sekitar tahun 1900. Artefak ini diperkirakan dibuat antara tahun 150 hingga 100 SM dan dianggap sebagai komputer analog tertua yang pernah ditemukan dalam sejarah peradaban manusia.
Secara fungsi, mekanisme Antikythera digunakan untuk menghitung dan memprediksi posisi benda-benda langit, yaitu matahari, bulan, dan planet-planet yang dikenal saat itu. Dengan memutar sebuah tuas, pengguna bisa melihat perkiraan posisi benda langit di tanggal tertentu, sekaligus memprediksi kapan gerhana akan terjadi. Semua ini dilakukan melalui sistem roda gigi perunggu yang saling terhubung dengan presisi tinggi, jauh sebelum teknologi semacam itu dianggap mungkin ada.
Yang membuat Antikythera begitu penting bukan hanya fungsinya, tapi kesenjangan waktu yang ditinggalkannya. Teknologi roda gigi sekompleks ini tidak muncul lagi dalam catatan sejarah selama hampir 1.500 tahun setelahnya. Ini memunculkan pertanyaan yang hingga kini belum terjawab tuntas: apakah ada tradisi pengetahuan teknis yang hilang begitu saja di antara dua era tersebut, ataukah Antikythera memang merupakan pencapaian yang jauh mendahului zamannya dan tidak sempat diteruskan?
Artefak aslinya kini tersimpan di Museum Arkeologi Nasional Athena dan menjadi salah satu koleksi paling banyak dikunjungi di sana. Bagi siapa pun yang tertarik dengan sejarah sains dan teknologi, Antikythera adalah pengingat bahwa kemajuan peradaban tidak selalu berjalan lurus ke depan.
Istilah Terkait
Voynich Manuscript Carbon Dating Struktur Richat Paradoks Fermi
Artikel Terkait